Senin, 30 Oktober 2017

Bonus Demografi, Generasi Muda Produktif Capai 67-70 Persen

Bandar Lampung, Sang Pencerah Muslim

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung Muhammad Khadafi mengatakan negara Indonesia saat ini mendekati bonus demografi. Pada bonus demografi, jumlah penduduk produktif lebih banyak dibandingkan tidak produktif. 

Bonus Demografi, Generasi Muda Produktif Capai 67-70 Persen (Sumber Gambar : Nu Online)
Bonus Demografi, Generasi Muda Produktif Capai 67-70 Persen (Sumber Gambar : Nu Online)

Bonus Demografi, Generasi Muda Produktif Capai 67-70 Persen

"Generasi muda produktif capai 67-70 persen dari total oenduduk Indonesia," kata Khadafi dalam Focus Group Disscussion (FGD) peringatan Hari Santri Nasional di Gedung 3 PWNU Lampung, Selasa (24/10).

Usia ini dinilai Khadafi sebagai kepositifan apabila dikelola dengan baik. Jumlah yang banyak itu akan menjadi kekuatan terbaru bagi Indonesia. 

"Solusinya menjadi entepreneur," kata Rektor Universitas Malahayati ini.

Sang Pencerah Muslim

Namun, jika penduduk produktif ini lebih memilih menjadi Pegawai Negeri Swasta, maka Indonesia tidak akan cepat untuk maju. Ia menilai entepreneur bisa menjadi solusi kemelaratan dan kemiskinan di Indonesia. Saat ini pun, pemerintah tengah mendorong UMKM.

 "Peluang ini harus diambil apabila ingin maju,” kata dia.

Terkait santri, Khadafi menjelaskan, output pondok pesantren lebih memiliki nilai positif. Saat ini dengan kemajuan teknologi yang ada, santri banyak berkreasi baik dalam segi dakwah maupun usaha. Ia pun mencontohkan Rasulullah pun memulai entepreneur sejak umur sangat muda.

Sang Pencerah Muslim

"Umur delapan tahun sudah memulai jual beli domba," kata pembina sebuah pondok pesantren di Aceh ini.

Sementara Dekan Fakultas Pertanian Unila, Irwan mengatakan santri juga bisa mengelola pertanian di Indonesia. Pendapatan masyarakat Indonesia terbesar berasal dari sektor pertanian. Namun, kata Irwan banyak petani yang berusia lebih dari 50 tahun. 

"Pertanian kurang menarik bagi generasi muda," ujar dia.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unila, Karomani menegaskan di dunia banyak negara yang diatur oleh pengusaha. Pejabat pengatur negara hanya seorang yang dipercayai kekuatan ekonomi. Ini menjadi bukti bahwa negara maju bukan karena banyak PNS, melainkan entepreneur atau pengusaha. 

"Kalau bisnis juga jangan tergantung pada modal," tandas Karomani. (Riski Firmanto/Kendi Setiawan) 

Dari Nu Online: nu.or.id

Sang Pencerah Muslim Aswaja, Pahlawan Sang Pencerah Muslim

Sang Pencerah Muslim Indonesia Muhammadiyah Sang Pencerah Islam. Bonus Demografi, Generasi Muda Produktif Capai 67-70 Persen di Sang Pencerah Muslim ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Sang Pencerah Muslim sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Sang Pencerah Muslim. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Sang Pencerah Muslim dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock