Sabtu, 24 Desember 2016

Ini Sejumlah Langkah LKNU Hadapi Tingginya Angka Tuberculosis

Jakarta, Sang Pencerah Muslim - Forum Stop Partnership Indonesia (FSTPI) bersama Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) serta CCPHI menyelenggarakan diskusi bertema Praktik Terbaik Program Kemitraan Stop Tuberculosis dengan kelompok masyarakat sipil di Griya Jenggala, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (21/12) siang. Mereka membahas penanggulangan tuberculosis.

Esti Febriyani dari Community Empowerment of People Against Tuberculosis (CEPAT) LKNU menyampaikan, LKNU mendukung program penanggulangan tuberculosis agar mencapai target akses seluas-luasnya.

Ini Sejumlah Langkah LKNU Hadapi Tingginya Angka Tuberculosis (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Sejumlah Langkah LKNU Hadapi Tingginya Angka Tuberculosis (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Sejumlah Langkah LKNU Hadapi Tingginya Angka Tuberculosis

“Layanan CEPAT-LKNU di antaranya dengan diagnosis dan pengobatan TB sedini mungkin secara berkualitas melalui pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat di antaranya dengan pelatihan dan pelibatan kader; pengembangan Komunikasi, Informasi dan Edukasi Kesehatan (KIE); pelibatan tokoh agama dan tokoh masyarakat pesantren, serta sosialisasi dan pelacakan kontak penderita TB,” kata Esti.

Berdasarkan laporan WHO (2015), angka kasus TB baru yang tidak ditemukan hanya 32% atau 324.000 kasus dari total 1.000.000 kasus TB. Berdasarkan data tersebut berarti masih ada sekitar 676.000 atau 68% kasus TB baru yang masih belum ditemukan, diobati, dan dilaporkan.

Sang Pencerah Muslim

Kerja sama yang baik antara pemerintah, sektor swasta, dan kelompok masyarakat sipil sangat diperlukan sehingga dapat meningkatkan penemuan kasus TB, mendiagnosis, dan mengobati hingga sembuh.

Sang Pencerah Muslim

Diskusi berkala ini merupakan kali keempat, setelah diskusi-diskusi sebelumnya pada 7 April 2016, 25 Agustus 2016, dan 14 Desember 2016. Diskusi berkala akan terus dilakukan dan menjadi langkah persiapan menuju “Summit Meeting on TB” pada pertengahan Maret 2017.

Selain LKNU, beberapa ormas dan masyarakat sipil lain turut berpartisipasi di antaranya Aisyiyah, Pejuang Tangguh (Peta), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Perkumpulan Pemberantasan Tuberkulosis Indonesia (PPTI). (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Sang Pencerah Muslim Santri Sang Pencerah Muslim

Sang Pencerah Muslim Indonesia Muhammadiyah Sang Pencerah Islam. Ini Sejumlah Langkah LKNU Hadapi Tingginya Angka Tuberculosis di Sang Pencerah Muslim ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Sang Pencerah Muslim sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Sang Pencerah Muslim. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Sang Pencerah Muslim dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock