Senin, 24 Desember 2012

Kang Said: Bela Tanah Air Dulu, Baru Perjuangkan Nilai Islam

Jakarta, Sang Pencerah Muslim. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj mengungkapkan, tanah air Indonesia bagi para kiai NU adalah syarat utama kehidupan dimana umat Islam berkiprah di dalamnya. “Karena itu, membela tanah air dulu, baru memperjuangkan nilai Islam di dalamnya,” katanya.

Dalam orasi kebudayaan yang disampaikan pada ‘Peringatan Hari Pahlawan dan Resolusi Jihad fi Sabilillah, ‘Meluruskan Sejarah yang Terlupakan’,’ di lantai dua Gedung Wisma Syahida UIN Jakarta, Senin (12/11) malam, Kang Said mengungkapkan, para kiai sadar akan pentingnya sebuah tanah air baik dilihat sebagai wilayah geografis maupun politis, ekonomis.

Kang Said: Bela Tanah Air Dulu, Baru Perjuangkan Nilai Islam (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said: Bela Tanah Air Dulu, Baru Perjuangkan Nilai Islam (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said: Bela Tanah Air Dulu, Baru Perjuangkan Nilai Islam

Maka para kiai NU bergerak dengan segala cara untuk mempertahankan tanah air dari serangan tentara Inggris di Surabaya. Menurut Kang Said, ini membuktikan kedalaman dan keluasan paham para kiai terhadap kehidupan lingkungan mereka.

Sang Pencerah Muslim

“Yang selalu dianjurkan para kiai itu ya membela tanah air,” seru Kang Said di hadapan sedikitnya empat ratus hadirin yang dihadiri kebanyakan oleh mahasiswa dan aktivis partai PKB.

Sang Pencerah Muslim

Setelah jatuhnya kekuatan Jepang yang kemudian disusul masuknya pasukan Sekutu, Amerika dan Inggris berikut tentara sewaannya, para kiai NU se-Indonesia berkumpul di Surabaya pada 21 Oktober 1945 untuk menanggapi persoalan kedaulatan wilayah Indonesia yang baru dua bulan diproklamasikan.

Rapat yang dipimpin oleh KH. Abd. Wahab Chasbullah, menghasilkan putusan yang dikenal sebagai Resolusi Jihad fi Sabilillah. Pada 22 Oktober 1945, KH. Hasyim Asy‘ari, Rois Akbar NU membacakan putusan Resolusi Jihad yang kemudian mendorong benturan-benturan massa di Surabaya pada 25, 26, 27 Oktober hingga puncaknya 10 November 1945.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis   : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

Sang Pencerah Muslim Pertandingan Sang Pencerah Muslim

Sang Pencerah Muslim Indonesia Muhammadiyah Sang Pencerah Islam. Kang Said: Bela Tanah Air Dulu, Baru Perjuangkan Nilai Islam di Sang Pencerah Muslim ini merupakan bukan asli tulisan admin, oleh karena itu cek link sumber.

Nonaktifkan Adblock Anda

Perlu anda ketahui bahwa pemilik situs Sang Pencerah Muslim sangat membenci AdBlock dikarenakan iklan adalah satu-satunya penghasilan yang didapatkan oleh pemilik Sang Pencerah Muslim. Oleh karena itu silahkan nonaktifkan extensi AdBlock anda untuk dapat mengakses situs ini.

Fitur Yang Tidak Dapat Dibuka Ketika Menggunakan AdBlock

  1. 1. Artikel
  2. 2. Video
  3. 3. Gambar
  4. 4. dll

Silahkan nonaktifkan terlebih dahulu Adblocker anda atau menggunakan browser lain untuk dapat menikmati fasilitas dan membaca tulisan Sang Pencerah Muslim dengan nyaman.

Jika anda tidak ingin mendisable AdBlock, silahkan klik LANJUTKAN


Nonaktifkan Adblock